LPD Kukuh Raup Untung Rp 2 Miliar Lebih

Bendesa Adat Kukuh I Gede Subawa (kiri) mengapresiasi capaian LPD Desa Kukuh.

KUKUH - LPD Desa Pakraman Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan menggelar laporan tahunan kepada krama adat di wantilan desa setempat, Jumat (15/2/2019). Pamucuk atau Ketua LPD Kukuh, I Nyoman Sukarata, dalam laporannya menyebut keuntungan pada tahun 2018 mencapai Rp 2.018.261.811. Meningkat dibanding laba tahun buku 2017 Rp 1.794.193.757. Dari segi laba, LPD Desa Kukuh menempati rangking 3 di Kabupaten Tabanan.

Nyoman Sukarata menjelaskan, pendapatan di tahun 2018 sebesar Rp 7.613.375.761. Naik sebesar 17,05% dibanding tahun 2017 sebesar Rp 6.504.007.439. Pendapatan terdiri dari pendapatan bunga pinjaman Rp 6.407.592.550, bunga bank Rp 540.346.461, dan ongkos administrasi serta materai Rp 655.436.750. Sementara biaya-biaya selama tahun 2018 mencapai Rp 5.595.113.950. “Tahun ini LPD Desa Kukuh punya laba Rp 2.018.261.811,” ungkap Nyoman Sukarata.

Diterangkan, pembagian keuntungan sesuai Pasal 23 Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2017 dan Peraturan Gubernur Nomor 44 tahun 2017. Desa Pakraman dapat pahpahan 60 persen atau sebesar Rp 403.652.300. Pahpahan LPD diterima langsung Bendesa Adat Kukuh I Gede Subawa, didampingi Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto. Sebesar 5 persen dari keuntungan berupa dana sosial sebesar Rp 100.913.100. Dikatakan, tantangan LPD ke depan berat. Apalagi pemerintah kucurkan KUR. Saat ini banyak masyarakat berpaling ke KUR. Secara khusus ia minta bantuan Perbekel Desa Kukuh untuk menyadarkan masyarakat agar tidak berpaling dari LPD.

Anggota Lembaga Pemberdayaan LPD Kabupaten Tabanan, I Made Toni Sugiarto, mengatakan LPD Desa Kukuh masuk kategori sehat dengan tingkat risiko ringan. Diharapkan tahun depan tingkat risiko sangat ringan. Dikatakan, jumlah LPD se-Kabupaten Tabanan sebanyak 307 unit. LPD Desa Kukuh menempati ranking 3 dalam meraih laba. Sementara untuk aset menempati posisi 4 besar. “Kami mengucapkan selamat atas capaian LPD Kukuh,” ungkap Toni Sugiarto didampingi perwakilan BPD Cabang Tabanan dan perwakilan dari Dinas Koperasi Tabanan.

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, mengapresiasi kerja keras pengurus LPD hingga berhasil membukukan keuntungan Rp 2 miliar lebih. Ia pun mengaku telah mengingatkan masyarakat Kukuh untuk selalu bermitra dengan LPD. Sebab keuntungan LPD sebesar 60 persen untuk dana pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Mari tumbuhkan rasa memiliki, LPD besar, krama adat sejahtera,” ungkap Sugianto. Mantan wartawan ini juga berharap LPD Kukuh mengikuti teknologi kekinian, meskipun di desa tapi harus bergaya kota. Sebab nantinya transaksi keuangan lebih banyak online. Ia pun meminta pengurus LPD mulai memikirkan ATM dan mobile banking agar bisa bertransaksi dari HP. ©sug  

Komentar