Komisi I Minta BKPSDM Bersurat ke MenPAN RB

istimewa

SANGGULAN – Komisi I DPRD Tabanan menggelar evaluasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan di Kantor DPRD Tabanan, Senin (19/11). Pertemuan ini membahas sedikitnya peserta yang lulus tes Standar Kompetensi Dasar (SKD) dalam penerimaan CPNS dari Kabupaten Tabanan. Formasi guru dijatah 174 orang, yang lulus passing grade hanya 8 pelamar. Komisi I meminta BKPSDM menyiapkan permohonan atau bersurat ke MenPAN RB agar diberi kebijakan.

Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, mengungkapkan Pemkab Tabanan mendapat jatah 319 CPNS, namun yang lulus SKD hanya 112. Dikatakan, Kabupaten Tabanan kekurangan guru, sehingga BKPSDM diminta fokus perjuangkan tambahan formasi guru. Dari ribuan pendaftar formasi guru, hanya 8 orang yang mampu lulus tes SKD atau passing grade. Padahal kekurangan guru di Tabanan sekitar 900 lebih. “Dengan kondisi saat ini, Tabanan bisa dikatakan gagal untuk memenuhi kebutuhan guru yang berstatus PNS,” ungkap Eka Putra.

Eka Putra sudah mendesak BKPSDM menyiapkan permohonan kepada MenPAN RB untuk bisa menyesuaikan hal tersebut. Jika misalnya passing grade diturunkan, belum tentu jumlahnya akan memenuhi rata-rata nilai. “Intinya, bagaimana cara mengisinya nanti,  harus tetap mengedepankan atau sesuai peraturan agar tidak menyimpang,” tandasnya. Sementara Kepala BKPSDM Tabanan, I Wayan Sugatra, menyampaikan dari 319 formasi yang dijatah untuk Tabanan, yang paling banyak dicari atau dibutuhkan adalah tenaga kependidikan. Namun yang lulus passing grade hanya 8 orang.

Menyikapi banyaknya formasi yang terancam kosong, khususnya tenaga pendidik, BKPSDM sudah menyiapkan permohonan kebijakan ke MenPAN RB an Panselnas CPNS 2018. “Kami sudah sediakan permohonan tersebut, harapan kami ada kebijakan untuk memenuhi formasi tersebut,” harap Sugatra. sug

 

Dari kiri, Kepala BKPSDM Wayan Sugatra, Ketua Komisi I Putu Eka Putra Nurcahyadi, dan I Gusti Nyoman Omardani.

Komentar