KONI Tabanan Sosialisasikan Siteng

DELOD PEKEN - Bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga ke-35, KONI Tabanan sosialisasikan internal logo dan maskot Porprov Bali 'Siteng' di GOR Debes, Banjar Gerokgak, Desa Delod Peken Tabanan, Minggu (9/9/2018). Sosialisasi dihadiri Wakil Bupati Tabanan sekaligus Ketua Umum Panitia Porprov ke-XIV Provinsi Bali Tahun 2019 Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM. Hadir pula Sekda Tabanan, Ketua KONI Tabanan, para ketua cabang olahraga, ratusan atlet Tabanan, dan berbagai unsur lainnya. Ketua KONI Tabanan, I Dewa Gede Ary Wirawan, SS., mengatakan bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga ke-35, pihaknya menjadikan momentum untuk menghitung mundur pelaksanaan Porprov Bali ke-XIV. "Mulai hari ini kami selaku tuan rumah Porprov Bali ke-XIV menghitung mundur 365 hari menuju hari H," sebutnya. Terkait kesiapan menjadi tuan rumah Porprov, KONI Tabanan melakukan sosialisasi internal logo dan maskot Porprov Bali ke-IV. Logo ini rencananya akan dilaunching bertepatan dengan HUT Kota Tabanan tahun ini. Sementara Wabup Dr. Sanjaya berharap agar semua pihak bekerja keras untuk menyukseskan perhelatan dua tahunan ini. Setidaknya kesuksesan penyelenggaraannya salah satunya terlihat dari peningkatan prestasi dan keluar dari posisi juru kunci. "Ayo tahun 2019 nanti, Tabanan ganti posisi untuk keluar dari posisi juru kunci," ajaknya. Terkait d:logo atau maskot Porprov Bali ke-XIV tahun 2019 nanti, Wabup Sanjaya menyebutkan berlogo 'Siteng'. Siteng ini maknanya kuat dan Siteng juga bermakna Si Banteng. Si Banteng, imbuhnya, bersimbolkan banteng atau sapi. Dalam keyakinan Hindu, banteng atau sapi sebagai kendaraan Dewa Siwa. Sehingga jelaslah bahwa banteng itu berjiwa melayani. Wabup Dr. Sanjaya menjelaskan, simbol banteng ini juga sangat sesuai dengan Tabanan sebagai daerah agraris. Sebagai daerah agraris tersebut, para petaninya memanfaatkan sapi atau banteng untuk membajak sawah. "Logo Siteng yang akan menjadi logo Porprov Bali ke-XIV nanti sudah sangat tepat dan memiliki makna yang mulia dan juga sesuai dengan potensi Tabanan sebagai daerah agraris," tegasya. gus

Komentar