Komisi II DPRD Bali Kunjungi DTW Alas Kedaton

MARGA – Komisi II DPRD Bali berkunjung ke Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Selasa (7/8). Kunjungan ini untuk meninjau kesiapan DTW Alas Kedaton menerima wisatawan. Tak menutup kemungkinan objek hutan kera milik Desa Adat Kukuh itu akan dikunjungi para delegasi IMF-World Bank Annual Meeting.

Rombongan Komisi II DPRD Bali yang kunjungi DTW Alas Kedaton dipimpin Sekretaris I Gede Kusuma Putra. Sementara anggota yang ikut serta yakni Anak Agung Ardi Ardana, I Nengah Wijana, Dewa Made Mahayadnya, Ketut Jengiskan, I Made Budastra, dan Ni Putu Yuli Artini. Rombongan Komisi II DPRD Bali diterima Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto didampingi Ketua Badan Pengelola DTW Alas Kedaton I Wayan Semadi serta Bendahara I Gede Oka Wirawan. Para wakil rakyat ini menyempatkan keliling areal objek, beri makan kera hingga bermain dengan kelelawar.

Kusuma Putra mengatakan, DTW Alas Kedaton punya keunggulan dibandingkan objek wisata hutan dengan populasi kera lainnya di Bali. Selain sejuk dan luas, kawanan kera jinak sehingga berani swafoto bersama kera. Keunggulan lainnya, DTW Alas Kedaton punya populasi kelelawar bahkan ada yang jinak untuk selfie. Menurutnya, DTW Alas Kedaton menang jalur sebab wisatawan yang datang dari Ulun Danu Beratan bisa transit melihat populasi kera dan kelelawar di Alas Kedaton sebelum menikmati sunset di Tanah Lot.

Kusuma Putra sarankan perbekel dan pengelola DTW Alas Kedaton untuk menjual paket ngerebeg gebogan setinggi 2 meter saat Tumpek Uye. “Sampaikan ke Dinas Pariwisata Tabanan agar ritual unik setiap 6 bulan Bali ini dipromosikan sehingga banyak wisatawan yang ke Alas Kedaton,” pintanya. Selain itu, Kusuma Putra juga menyarankan pengelola DTW Alas Kedaton membuat toilet standar internasional, klinik kesehatan, dan memperbanyak tempat sampah. “Klinik kesehatan ini penting, jika ada wisatawan tergigit kera atau luka bisa dengan cepat diobati. Ini penting agar wisatawan merasa nyaman berkunjung ke Alas Kedaton,” imbuhnya.

Sementara Anak Agung Ardi Ardana berjanji komunikasikan ke Dinas Peternakan Provinsi Bali untuk penanggulangan kera. Ia menyarankan agar Badan Pengelola DTW Alas Kedaton terus berinovasi agar kunjungan bisa terus ditingkatkan. Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto berharap Komisi II DPRD Bali bisa menjadi jembatan komunikasi dengan instansi terkait seperti Dinas Peternakan untuk penanganan populasi kera dan Dinas Pendidikan agar saat liburan, siswa diarahkan berkunjung ke DTW Alas Kedaton. Menurutnya, kunjungan ke DTW Alas Kedaton mulai ada peningkatan sejak setahun lalu, rata-rata kunjungan per bulan mencapai 8.000 wisatawan, didominasi wisatawan asing. sug

Komentar