UPTD Perikanan Marga Tebar 2.000 Nila di Kukuh

sugianto

MARGA – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perikanan Kecamatan Marga tebar 2.000 benih ikan nila di sungai wilayah Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (22/6/2018). Penebaran benih ikan nila ini sebagai dukungan terhadap Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, yang intens tebar ikan ke sungai. Usai menebar ikan, Kepala UPTD Perikanan Marga, I Putu Hendra Adi Wibawa, mengimbau warga untuk tidak menangkap ikan dengan cara disetrum maupun racun.

Benih ikan nila ditebar di sejumlah titik sungai kawasan Desa Kukuh. Kepala UPTD Perikanan Marga, Hendra Adi Wibawa, dan dua anggotanya turut menebar ikan di telabah Yeh Teba Banjar Dinas Tengah dan di depan Pura Luhur Gonjeng. Penebaran berikutnya di Banjar Dalem Kerti, Banjar Denuma, dan Banjar Tatag dipimpin langsung Perbekel bersama para kelian dinas se-Desa Kukuh. Hendra Adi Wibawa mengimbau warga untuk meningkatkan gemar makan ikan. Warga juga diminta menangkap ikan dengan alat tradisional yakni pancing dan bubu. “Jangan menangkap ikan dengan racun dan setrum,” pintanya.

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, berterima kasih kepada UPTD Perikanan Kecamatan Marga yang telah bantu bibit ikan nila. Sebelumnya, Sugianto sering menebar ikan ke sungai dengan minta partisipasi masyarakat. Ia mendatangi warga yang punya kolam dan meminta ikannya untuk ditebar ke sungai. Selain bantuan dari warga Kukuh, ia juga mendapat bantuan ikan dari PAC PDIP Kecamatan Marga, AMPI Tabanan, hingga sulinggih dari Desa Cau Belayu Marga. “Kami sangat berbangga, banyak yang peduli dengan gerakan kecil kami untuk selamatkan lingkungan di desa. Hari ini kami dapat bantuan 2.000 benih ikan, semoga dibarengi dengan kesadaran warga tidak nyetrum ikan,” ungkap Sugianto.

Sugianto mengatakan, Desa Kukuh punya spot mancing yang bagus. Lokasinya ada di telabah Yeh Lali, Banjar Adat Menalun. Jenis ikan di telabah Yeh Lali beragam. Tak hanya pemancing lokal, pemancing dari luar desa juga sering datang ke telabah Yeh Lali. Spot mancing ini ada di dekat Daya Tarik Wisata Alas Kedaton. Sungainya bersih, tempatnya sejuk, dan dapat bonus melihat kawanan kera bercanda ria di pepohonan. Di kawasan Yeh Lali, termasuk saluran irigasi subak Senapahan juga sering dipakai tempat menggelar lomba mancing ikan. “Dari pagi sampai malam, banyak yang mancing di Yeh Lali,” ungkap Sugianto.

Sugianto menambahkan, semenjak para penyetrum ikan ‘cuti’ berbuat nakal, perkembangbiakan ikan di sungai sangat cepat. Para pemancing makin bergairah melepas kail ke sungai dan menangkap ikan. “Saya menebar ikan sembari sampaikan imbauan tidak buang sampah ke sungai dan melarang warga nyetrum ikan,” imbuhnya. sug

Komentar