21 Dokter Gigi Periksa Kesehatan Gigi Masyarakat Desa Kukuh

MARGA– Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar Jurusan Keperawatan Gigi menggelar pengabdian masyarakat di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Sabtu (21/4). Dalam program ini, Poltekkes Denpasar memboyong 21 dokter gigi dari jurusan Keperawatan Gigi dan Poliklinik RSUP Sanglah, 20 perawat gigi, serta 15 mahasiswa. Sebanyak 150 warga Desa Kukuh memanfaatkan pengabdian masyarakat Poltekkes Denpasar itu untuk periksakan kesehatan giginya. Ada yang tambal gigi, bersihkan karang gigi, hingga cabut gigi.

Ketua Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Denpasar, drg. Sagung Agung Putri Dwi Astuti, M.Kes, mengatakan pengabdian masyarakat ini akan diisi dengan pembentukan dan pelatihan dokter gigi kecil di sekolah dasar (SD) wilayah kerja Puskesmas Marga II. Wilayah kerja Puskesmas Marga II meliputi Desa Kukuh, Desa Tegaljadi, Desa Beringkit Belayu, Desa Peken Belayu, Desa Cau Belayu, dan Desa Selanbawak. Kegiatan lainnya berupa pelatihan bagi kader posyandu dalam upaya meningkatan derajat kesehatan gigi masyarakat. Penyuluhan kesehatan gigi bagi siswa SMP, dan promosi kesehatan gigi bagi siswa. “Pengabdian masyarakat periode pertama dari bulan April hingga Juni 2018,” ungkap drg. Sagung Agung Putri Dwi Astuti.

Ditambahkan, pengabdian masyarakat periode II digelar dari bulan Juli hingga September 2018. Kegiatannya yakni pemberdayaan guru Penjaskes SD se-Desa Kukuh. Penyuluhan dan pelatihan menyikat gigi bagi siswa SMPN 2 Marga di Desa Kukuh. Pemberdayaan posyandu serta pencegahan karies dengan PIT dan fissure sealand di SD se-Desa Kukuh. Khusus pada acara pembukaan diisi dengan kegiatan pemeriksaan gigi oleh 21 dokter dari Poltekkes Denpasar dan RSUP Sanglah. Para dokter ini dibantu 20 perawat dan 15 mahasiswa Poltekkes. “Ada 150 warga yang memanfaatkan program ini baik untuk cabut gigi, tambal gigi, hingga bersihkan karang gigi,” ungkap drg. Sagung Agung Putri Dwi Astuti. Juga diisi demo menyikat gigi yang baik dan benar untuk siswa SDN 1 Kukuh, siswa SDN 3 Kukuh, dan siswa SDN 4 Kukuh.

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, menyambut baik pengabdian masyarakat yang digelar Poltekkes Denpasar. Menurut Sugianto, membangun desa terutama meningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan dana desa saja. Perlu sinergi dengan pihak ketiga seperti kampus dan pengusaha. Ia berharap masyarakat Desa Kukuh semakin paham menjaga kesehatan giginya. Sebab sakit gigi berdampak pada pencernaan, mengganggu aktivitas belajar, dan merusak konsentrasi kerja. “Harapan saya, masyarakat Kukuh semakin paham upaya-upaya mencegah penyakit gigi dan mulut,” harap Sugianto. sug

Komentar