10 Sekolah Ikuti Eksebisi Dancesport Porsenijar Tabanan

Made Nurbawa

TABANAN– Sebanyak 55 siswa dari 10 sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK ikut lomba Dancesport (olahraga dansa) Porsenijar Kabupaten Tabanan 2018. Lomba Dancesport dibuka Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Tabanan, I Ketut Suma, di aula SMAN 1 Tabanan Selasa (6/3/2018) pagi. Dancesport pada Porsenijar Kabupaten Tabanan 2018 masih berstatus cabang eksebisi dengan melombakan nomor Solo Cha-Cha/Jive, Duo Cha-Cha/Jive dan Grup Cha-Cha/Jive.

Pembukaan juga dihadiri Kasi Olahraga dan Seni Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Tabanan I Dewa Made Budi Antara SE, Wakil Kepala Sekolah Bidang kesiswaan SMAN 1 Tabanan Mulyadi Djoyo Astowo, S.Pd, Ketua KONI Tabanan I Dewa Ary Wirawan, Ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IDOI) Provinsi Bali Made Suparmi beserta jajajarannya, Pengurus IODI Kabupaten Tabanan, guru pendamping dan orang tua siswa.

Koordinator lomba, Andri Wahyuningtyas, menyampaikan pembinaan olahraga di kalangan pelajar merupakan mandat UU No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Melalui Porsenijar diharapkan dapat memperkanalkan olaharaga Dancesport di kalangan pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK yang ada di Kabupaten Tabanan sekaligus menjaring bibit-bibit atlet berbakat yang nantinya dapat dibina lebih lanjut sebagai insan olahraga prestasi. Dalam jangka pendek sebagai ajang pembinaan dan seleksi menuju Porsenijar Provinsi Bali 2018.

Ketua KONI Tabanan, I Dewa Gede Ary Wirawan, mengatakan cabor Dancesport baru pertama kali dilombakan di Porsenijar Kabupaten Tabanan 2018. Diharapkan dapat meregenerasi atlet muda Dancesport Tabanan di masa yang akan datang. “Ini merupakan awal yang bagus untuk membentuk atlet-atlet berprestasi di masa yang akan datang,” terangnya. Sebelumnya, Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Tabanan, I Ketut Suma, mengucapkan terima kasih kepada Pengurus IODI Bali yang turut mendukung terselangaranya lomba Dancesport. “Saat ini baru 10 sekolah yang berpartisipasi dari 4 kecamatan, tahun depan semoga lebih banyak lagi,  saya berjanji akan mensosialisasikan Dancesport ke sekolah-sekolah di seluruh kecamatan,” janji Ketut Suma.

Sebelum lomba dimulai, IODI Bali melakukan demonstrasi beberapa nomor Dancseport seperti Cha-cha, Jive, Rumba, dan sebagainya yang dibawakan oleh  atlet-talet Bali yang pernah tampil di PON Jabar 2016. Penampilan atlet PON dengan pakaian lengkap tersebut mendapat respon yang luar biasa dari peserta dan penonton. “Semua pasti bisa seperti mereka asal kita rajin berlatih,” ucap Ketua IODI Bali, Made Suparmi. nur

 

Foto Made Nurbawa

Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Tabanan I Ketut Suma membuka lomba Dancesport Porsenijar Kabupaten Tabanan, Selasa 6 Maret 2018.

Komentar